Jumat, 27 September 2019

Cara Kerja Transistor


Transistor adalah komponen aktif bersifat semikonduktor yang berfungsi sebagai saklar otomatis dan juga penguat arus. Pada umumnya Transistor dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan polaritas arus yang bekerja, ada NPN dan PNP.  Berikut simbol Transistor NPN dan PNP

Simbol Transistor NPN
Simbol Transistor PNP


Di bawah ini merupakan perumpamaan dari kerja Transistor NPN, yang diumpamakan seperti kran air

Perumpamaan Cara Kerja Transistor NPN

Dari ilustrasi tersebut, Basis diumpamakan sebagai syarat dari Transistor agar dapat mengalirkan arus. Dapat disimpulkan bahwa syarat suatu Transistor dapat mengalirkan arus dari Colector ke Emiter, maka syaratnya Basis harus mendapat arus listrik. Untuk NPN Basis mendapat arus dari positif baterai, sedangkan PNP hanyalah kebalikannya, syaratnya Basis mendapat koneksi ke kutub negatif baterai agar arus dapat mengalir dari Emiter ke Colector

Untuk contoh pengunaannya, dapat disimak di video berikut





Rover | Cara Membuat Sistem Mekanika Robot menggunakan Mainan Bekas, Murah !!!


Salah satu bagian penting dalam pembuatan Robot adalah part Mekanik. Bagian ini berfungsi sebagai penggerak Robot itu sendiri, bisa diibaratkan Robot tanpa Mekanik sama seperti Es Teh tanpa Es. Yang menjadi kendala bagi sebagian orang, bagian mekanik yang konvensional biasanya mahal, satu Motor DC dilengkapi Gearbox biasanya seharga Rp30.000. Pada artikel ini akan dikutip video cara pembuatan Sistem Mekanika Robot sederhana yang saya sebut "Rover" yang dibuat dari mainan tank bekas, memiliki 2 Motor DC dilengkapi Gearboxnya, dengan harga yang sangat terjangkau, total biaya pembuatan tidak lebih dari Rp40.000. Penasaran ? Check This Out !!!


Minggu, 22 September 2019

Cara Menggunakan ProjectBoard/BreadBoard

ProjectBoard adalah sebuah alat yang digunakan sebagai tempat merangkai suatu rangkaian listrik tanpa harus menyoldernya. Biasanya ProjectBoard digunakan sebagai tempat percobaan rangkaian sebelum rangkaian disolder pada PCB yang sebenarnya.

Projectboard berisi susunan konduktor yang berbentuk horizontal

Untuk contoh penggunaannya bisa kita lihat dalam percobaan menyalakan lampu
LED. Berikut skema rangkaian dalam bentuk simbol

Berikut contohnya jika diterapkan pada projectboard
Dan ini video yang telah saya buat untuk mempraktekkan ProjectBoard :

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat :D

Senin, 23 Mei 2016

Tentang saya

Nama saya Ali Syauqi Bilfaqih. Lahir 4 September 2001 di Pekalongan. Menetap di Klaten, dan sekarang merantau ke Surabaya untuk menempuh studi D4 Teknik Mekatronika di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Saya suka berbagi, maka dari itu saya membuat Blog ini. Di sini saya berbagi dalam hal Robotik mencakup teori dasar, tutorial, riset saya, dan juga berita riset Robotik terbaru dari instansi-instansi yang ada. Harapannya Blog ini dapat bermanfaat untuk menambah wawasan saya pribadi dan juga teman-teman yang kesasar ke Blog ini

Jika ada kritik & saran, sampaikan saja di kolom komentar :D




Sabtu, 09 Mei 2015

Robot Avoider menggunakan Arduino


 Robot Avoider adalah robot penghindar halangan yang umum digunakan sebagai proyek latihan pemrograman. Di sini saya akan memperlihatkan Rangkaian serta kode pemrograman pada robot avoider yang saya buat.Saya menggunakan arduino sebagai kontroler dan menggunakan HC SR 04 sebagai sensor jaraknya.

Mekanik :
mekanik robot ini menggunakan mainan tank bekas yang bisa jungkir balik.Jika ingin melihat cara pembuatan mekaniknya,sepertinya blog tetangga ada yang mengkutip cara pembuatannya yang bisa diklik di sini

Rangkaian :
 Ini rangkaian elektroniknya


Kode Pemrograman :

#include <NewPing.h>


#define TRIGGER_PINb  11
#define ECHO_PINb    10
#define MAX_DISTANCE 200


NewPing sonar2(TRIGGER_PINb, ECHO_PINb, MAX_DISTANCE);

int motor1a = 7; //kiri maju
int motor1b = 6; //kiri mundur
int motor2a = 5; // kanan maju
int motor2b = 4; // kanan mundur

void setup()
{
 pinMode(motor1a,OUTPUT);
 pinMode(motor1b,OUTPUT);
 pinMode(motor2a,OUTPUT);
 pinMode(motor2b,OUTPUT);
}

void loop()
{
 
  unsigned int uS2 = sonar2.ping();
 
   if(uS2 / US_ROUNDTRIP_CM < 30)
 {
   analogWrite(motor1a,0);
   analogWrite(motor1b,200);
   analogWrite(motor2a,200);
   analogWrite(motor2b,0);
   delay(10);
 }
 else
 {
   analogWrite(motor1a,140);
   analogWrite(motor1b,0);
   analogWrite(motor2a,140);
   analogWrite(motor2b,0);
   delay(10);
 }
}


Video demo Robot :
Ini adalah video demo robot avoider buatan saya


Nah bagaimana ? silahkan mencoba,kalau mau bertanya langsung di coment saja...

Jumat, 03 Oktober 2014

Free Download dan cara menggunakan Aegisub



Aegisub adalah software untuk membuat subtitle.Software ini adalah software paling mudah untuk mumbuat atau mengedit subtitle.

untuk download Aegisub klik dibawah ini


Untuk cara pembuatan subtitle silahkan simak video ini :

SELAMAT MENCOBA !!!

Belajar komponen dasar elektronika


  
Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya. (http://id.wikipedia.org/wiki/Elektronika)

elektronika memiliki beberapa komponen dasar :
-Resistor
-Kapasitor
-Transistor
-Dioda

Resistor
Resistor adalah komponen elektronika yang selalu digunakan dalam setiap rangkaian elektronika karena dia berfungsi sebagai pengatur arus listrik.
 


   

Rumusnya adalah sebagai berikut : 
R = V/I
dimana :
R = Tahanan dengan satuan Ohm
V = Tegangan dengan satuan Volt
I = Arus dengan satuan Ampere
Beberapa kategori resistor adalah resistor linear dan resistor non linear. Resistor linear adalah resistor yang bekerja sesuai dengan hukum ohm sedangkan Resistor non Linear adalah resistor yang dimana perubahan nilainya dikarenakan oleh kepekaan tertentu (peka cahaya, peka panas, peka tegangan listrik).






Resistor ada dua jenis yaitu tetap dan variabel (tidak tetap).

Resistor Tetap memiliki gelang warna untuk menghitung nilai hambatan suatu resistor.
Berikut tabel warna gelang resistor dan cara menghitungnya :
http://teknikelektronika.com/wp-content/uploads/2014/07/Tabel-Kode-Warna-Resistor.png

                                              
http://teknikelektronika.com/wp-content/uploads/2014/07/Kode-Warna-Resistor-4-gelang.png


Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-1 (pertama)
Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-2
Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke-3 atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10n)
Merupakan Toleransi dari nilai Resistor tersebut
Contoh :
Gelang ke 1 : Coklat = 1
Gelang ke 2 : Hitam = 0
Gelang ke 3 : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke-2; atau kalikan105
Gelang ke 4 : Perak = Toleransi 10%
Maka nilai Resistor tersebut adalah 10 * 105 = 1.000.000 Ohm atau 1 M Ohm dengan toleransi 10%.


2. Kapasitor
Kapasitor merupakan komponen yang berfungsi untuk penyimpan muatan listrik yang dibentuk dari dua permukaan yang berhubungan tapi dipisahkan oleh satu penyekat.



Besarnya kapasitansi dapat dihitung dengan rumus seperti berikut ini :
Kapasitansi C = ( Muatan Q / Tegangan V ).
Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan arus listrik dalam bentuk muatan. sebuah kapasitor pada dasarnya terbuat dari dua buah lempengan logam yang saling sejajar satu sama lain dan diantara kedua logam tersebut terdapat bahan isolator yang sering disebut dielektrik.
Fungsi kapasitor adalah pada rangkaian rangkaian elektronika biasanya adalah sebagai berikut:
Ø Kapasitor sebagai kopling, dilihat dari sifat dasar kapasitor yaitu dapat dilalui arus ac dan tidak dapat dilalui arus dc dapat dimanfaatkan untuk memisahkan 2 buah rangkaian yang saling tidak berhubungan secara dc tetapi masih berhubungan secara ac(signal), artinya sebuah kapasitor berfungsi sebagai kopling atau penghubng antara 2 rangkaian yang berbeda.
Ø Kapasitor berfungsi sebagai filter pada sebuah rangkaian power supply, yang saya maksud disini adalah kapasitor sebagai ripple filter, disini sifat dasar kapasitor yaitu dapat menyimpan muatan listrik yang berfungsi untuk memotong tegangan ripple.
Ø Kapasitor sebagai penggeser fasa.
Ø Kapasitor sebagai pembangkit frekuensi pada rangkaian oscilator.
Ø Kapasitor digunakan juga untuk mencegah percikan bunga api pada sebuah saklar.



3. Transistor



Transistor adalah komponen elektronika yang dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, dimana berdasarkan arus inputnya atau tegangan inputnya, memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.  


4.Dioda
Foto dari dioda, menunjukkan kristal semikonduktor berbentuk kubus
Diode adalah komponen aktif dua kutub yang pada umumnya bersifat semikonduktor, yang memperbolehkan arus listrik mengalir ke satu arah (kondisi panjar maju) dan menghambat arus dari arah sebaliknya (kondisi panjar mundur).


 ----------